673 Tenaga Kerja Lokal Sudah Tersertifikasi

673 Tenaga Kerja Lokal Sudah Tersertifikasi
KONSTRUKSI : Gubernur Kaltara Dr H Irianto Lambrie saat membuka pelatihan dan sertifikasi tenaga konstruksi di Kaltara, beberapa waktu lalu. (Foto © Humas Prov Kaltara)
673 Tenaga Kerja Lokal Sudah Tersertifikasi

TANJUNG SELOR, Infotjscom – Hingga Oktober 2018, sudah 673 tenaga kerja konstruksi sudah tersertifikasi melalui program sertifikasi tenaga kerja konstruksi yang digalakkan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). “Program ini sudah dijalankan sejak 2016,” kata Kepala Bidang (Kabid) Jasa Konstruksi DPUPR-Perkim Kaltara Deni Yusdianto di ruang kerjanya, kemarin (26/2).

Pentingnya sertifikasi bagi tenaga kerja konstruksi lokal, sejurus dengan masuknya era persaingan global dan memenuhi amanat Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2017, tentang Jasa Konstruksi. “Di era ini, tenaga kerja lokal harus siap bersaing dengan tenaga kerja asing. Modal sertifikasi inilah untuk bersaing itu,” kata Deni.

Sertifikasi juga memungkinkan seorang tenaga kerja memiliki upah yang sesuai. “Semakin terampil dan ahli maka upah yang diterima pun semakin besar,” jelas Deni.

Untuk itu, tahun ini program sertifikasi tenaga kerja akan fokus pada tenaga kerja level ahli. “Untuk penyelenggaraannya tahun ini, bukan hanya untuk umum. Tapi juga kalangan perguruan tinggi yang mencetak lulusan teknik. Dalam hal ini, kami bekerjasama dengan Unikal (Universitas Kaltara) Tanjung Selor dan UBT (Universitas Borneo Tarakan),” urainya.

Bagi perguruan tinggi, mahasiswa yang dapat mengikuti program ini adalah yang telah memasuki semester 7 atau 8. “Program ini menggunakan jalur Distance Learning-SIMBA Konstruksi atau Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri Bidang Kontruksi milik Kementerian PUPR yang menggunakan sistem online. Kita beri jangka waktu sebulan, setelah itu baru kita akan assessment. Jika nilainya lulus maka akan mendapatkan SKA atau Sertifikat Keahlian Kerja,” ujar Deni.

Selain itu, program sertifikasi juga menyasar tenaga kerja terampil. Disini, DPUPR-Perkim Kaltara bekerjasama dengan Politeknik Nunukan. “Insya Allah pada Maret mendatang, program sertifikasi tenaga kerja terampil akan kita laksanakan di Nunukan,” jelas Deni. DPUPR-Perkim juga akan menggelar Kaltara Konstruksi Week di Tarakan.(humas)