Industri Skala Besar di Kaltara Meningkat di 2018

Industri Skala Besar di Kaltara Meningkat di 2018
Hartono © Humas Prov Kaltara

TANJUNG SELOR – Geliat ekonomi pada sektor industri di Kalimantan Utara (Kaltara) pada 2018 mengalami peningkatan yang signifikan. Diungkapkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop) Kaltara, Hartono, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS), industri pengolahan dengan kategori besar dan sedang pada 2018 meningkat hingga 31,6 persen. Yaitu dari 19 perusahaan pada 2017, bertambah menjadi 25 perusahaan.

Hartono mengatakan, peningkatan industri berskala besar di Kaltara juga berdampak positif pada meningkatnya tenaga kerja yang mampu terserap. Disebutkan, pada 25 perusahaan industri besar dan sedang tersebut, menyerap tenaga kerja sebanyak 15.279 orang.

“Dari data yang ada, penyerapan tenaga kerja di Kota Tarakan yang tertinggi. Yaitu sebanyak 7.439 orang pada 10 perusahaan yang ada,” kata Hartono. Posisi kedua, penyerapan tenaga kerja tertinggi ada di Kabupaten Nunukan. Yakni dengan 4 perusahaan mampu menyerap tenaga kerja hingga 6.208 orang. Disusul kemudian di Bulungan sebanyak 916 Tenaga Kerja pada 2 perusahaan. Sedangkan di Malinau dan Kabupaten Tana Tidung masing-masing satu perusahaan.

Penyerapan tenaga kerja pada perusahaan industri pengolahan skala sedang, jelas Hartono, berkisar antara 27 hingga 80 orang di setiap perusahaan. Secara teknis, perusahaan industri skala besar maupun sedang  sendiri paling banyak berada di Kota Tarakan. “Hal  ini wajar karena Kota Tarakan merupakan wilayah yang saat ini sudah lebih maju dibandingkan wilayah lainnya di Kaltara,” terangnya.

Terkait dengan bidang industri yang dikelola, diungkapkannya, sesuai dengan potensi di Kaltara, industri komiditi hasil kelautan yang paling banyak. Salah satunya perusahaan industri pengolahan udang beku atau coldstorage. “Selain hasil laut, perusahaan lainnya yang besar adalah di bidang pengolahan hasil perkebunan kelapa sawit berupa pabrik CPO dan pengolahan kayu, seperti pabrik plywood atau moulding,” ulasnya.

Melihat potensi yang ada, Hartono optimis sector industry di Kaltara akan terus bertambah. Apalagi menyusul adanya rencana pengembangan kawasan industri di Tanah Kuning-Mangkupadi, Bulungan yang sementara ini terus berproses realisasinya.(humas)