Ini Jenis Musik Yang Cocok Untuk Kesehatan dan Meningkatkan Kecerdasan

Ini Jenis Musik Yang Cocok Untuk Kesehatan dan Meningkatkan Kecerdasan
(Foto © Pixabay.com)

Infotjscom - Musik sesungguhnya sudah dikenal sejak berabad-abad silam. Sering kita lihat pada acara–acara ritual orang terdahulu peralatan yang digunakan untuk menciptakan musik adalah kayu, logam, tulang, atau batu. Saat ini musik telah mengalami banyak kemajuan seiring dengan perkembangan zaman ke era modern. Bahkan saat ini banyak ditemukan berbagai macam alat musik yang sering digunakan oleh para musisi untuk menciptakan sebuah komposisi musik yang harmoni.

Percaya atau tidak, banyak peneliti ilmiah yang telah membuktikan bahwa musik dapat membantu proses penyembuhan penyakit hingga membantu kecerdasan orang dewasa, anak- anak dan janin sejak dalam kandungan. Menurut Aristoteles, musik mempunyai kemampuan memainkan hati yang gundah, mengandung terapi rekreatif, dan menumbuhkan jiwa patriotisme.

Terapi musik juga disebut-sebut sebagai media penyembuhan bagi anak yang mengalami hambatan dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya. Bahkan di beberapa rumah sakit pada ruang perawatan intensif untuk anak dan bayi baru lahir telah menerapkan terapi musik pada waktu-waktu tertentu guna membantu proses tumbuh dan kembang terutama pada bayi baru lahir dengan berat badan kurang (premature).

Sangking luar biasanya, Rizem Aizid menyebutkan musik dapat menumbuh kembangkan kemauan daya kreasi dan konsentrasi pada penderita yang mengalami hambatan atau gangguan, baik fisik-motorik, sosial-emosional, maupun mental-inteligensi.

Berikut manfaat terapi musik yang dapat kita lakukan sehari-hari:

  1. Irama dan suara yang didengarkan dari sebuah musik dapat meningkatkan sistem kerja otak dan saraf-saraf sehingga dapat bekerja lebih optimal untuk mempertajam  kemampuan Bahasa, kreatifitas, konsentrasi dan daya ingat.
  2. Musik dapat mempengaruhi psikologis hingga mengubah suasana hati dan emosional seseorang. Kondisi ini bermanfaat sebagai relaksasi tubuh terhadap stres dan mengatasi kecemasan, memperbaikin mood, dan menumbuhkan kesadaran spiritual.
  3. Hindari jenis musik yang keras khususnya untuk anak-anak, balita dan janin. Jenis musik yang bernuansa religi, klasik, instrumen, mozart telah terbukti cocok untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan fisik anak.
  4. Ibu hamil yang gemar memperdengarkan musik–musik klasik maupun religi pada kandungannya dapat merangsang kecerdasan dan yang lebih menarik dapat membentuk karakteristik sang calon bayi. Perlu diingat, kondisi psikologis ibu yang buruk saat mengandung akan mempengaruhi karakter calon bayi di kemudian hari. Dengan musik, ibu dan janin akan dapat menjadi lebih tenang.
  5. Pada orang dewasa yang sedang stress atau bahkan mempunyai penyakit seperti stroke, hipertensi, jantung dan lain-lain. Musik dapat menekan peningkatan jumlah hormon kortisol (hormone stress) yang dapat mempengaruhi sistem kerja organ lainnya agar menjadi lebih stabil.

Luangkan waktu beberapa menit dalam sehari untuk sekedar mendengarkan musik minimalis yang sederhana dengan variasi melodi dan ritme yang berulang. Efeknya akan membuat kita menjadi lebih rileks. Adapun beberapa jenis musik yang direkomendasikan untuk diperdengarkan sebagai terapi yaitu Ambient, African, Baroque, Children’s, Easy Listening, Classical, Religi, Jazz, Folk (tradisional), dan Mozart.