Pecandu Kopi? Ini Kabar Baik dan Buruk Mengonsumsi Kopi untuk Kesehatan

Pecandu Kopi? Ini Kabar Baik dan Buruk Mengonsumsi Kopi untuk Kesehatan
Foto © Instagram/elanggeo

Beberapa tahun terakhir usaha coffee shop atau kedai kopi menjadi primadona di kalangan pemuda nusantara tak terkecuali pengusaha-pengusaha muda di Kalimantan Utara. Mengapa kopi? Alasan yang paling mendasar ialah karena penikmat kopi tak akan lekang oleh zaman. Namun, sudah tahu kah anda akan manfaat kopi terhadap kesehatan yang begitu luar biasa hingga pengaruh negatif yang ditimbulkannya pada tubuh kita?

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Bizzo et al pada tahun 2015 dikatakan bahwa sejak awal peradaban manusia, makanan nabati telah digunakan untuk meningkatkan kesehatan dan mencegah penyakit. Kopi telah menjadi andalan manusia di belahan dunia dan dari waktu ke waktu. Bukan hanya karena aroma khas dan rasa yang menjadi daya tarik, tetapi juga kemampuan merangsang serta efek dalam healthpromoting-nya menjadi bahan unggulan yang terdapat pada kopi.

Departement of Agriculture–USDA tahun 2015 menjelaskan banyak peneliti telah membuktikan bahwa di dalam kopi hanya memiliki sedikit kandungan gizi, namun campuran zat bioaktif yang terdapat di dalamnya dapat membantu mencegah penyakit bila dikonsumsi dengan tepat.

Beberapa kandungan zat yang terkenal pada kopi diantaranya ada kafein. Kafein memiliki efek rangsangan khusus terhadap sistem saraf di dalam tubuh sehingga akibat yang paling sering dirasakan adalah jantung berdebar-debar, gugup, dan sakit kepala. Hal inilah yang membuat orang kesulitan memulai tidur setelah meminum kopi.

Selanjutnya ada Asam Klorogenik, senyawa ini sering disebut sebagai antioksidan dan senyawa anti peradangan yang kuat sesuai dengan hasil penelitian yang telah dilakukan pada beberapa hewan dan manusia dalam jurnal yang dibuat oleh Santos et.al 2006. Kemudian ada kandungan trigonelina yang memiliki efek perlindungan terhadap diabetes tipe 2. Dan masih terdapat beberapa kandungan luar biasa yang terdapat dalam kopi.

Namun, perlu diketahui ada juga beberapa senyawa buruk yang diperoleh selama proses pemanggangan kopi. Senyawa-senyawa tersebut diantaranya adalah Akrilamida, Furan, dan PAH, namun seperti yang disampaikan pada jurnal Liwort et al tahun 2012 para peneliti belum menemukan peningkatan resiko terjadinya penyakit pada kandungan ini, mengingat jumlah senyawa yang ditemukan tidak terlalu banyak.

Berikut ini Infotjs merangkumkan kabar baik dan buruk tentang efek samping mengonsumsi kopi buat kesehatanmu.

Manfaat kesehatan kopi yang luar biasa

  1. Kesehatan mental dan fisik

Efek pada tubuh akan lebih terasa pada saat tubuh dalam keadaan kelelahan, pada waktu tersebut terjadi respon terhadap sistem saraf hingga tekanan darah yang membuat tubuh terasa lebih segar dan rileks hingga mempengaruhi ketajaman berfikir dan konsentrasi seseorang. Menurut European Food Safety Authority (EFSA) dosis umum yang diperlukan untuk memperoleh manfaat ini adalah 75 mg kafein, meskipun begitu setiap individu memiliki respon yang berbeda dalam masalah jumlah dosis kafein yang dikonsumsi. Dibutuhkan waktu sekitar 3-6 jam untuk menghilangkan 50-75%  efek kafein di dalam tubuh. 

Pada ibu hamil dosis yang direkomendasikan adalah tidak lebih dari 200 mg/hari. Bahkan dosis tersebut pun memiliki efek tahan lama sampai 15 jam pada usia kehamilan trisemester ketiga. Resiko gangguan pada kehamilan seperti berat badan lahir yang rendah  dan risiko pertumbuhan janin yang terganggu (kecacatan fisik) akan terjadi bila konsumsi kafein dapat mencapai 600 mg/hari.

 

  1. Kesehatan kognitif

Pada pembahasan ini disampaikan mengenai efek jangka panjang kopi dalam mengurangi masalah degenerative kognitif yang meliputi kemampuan berbicara, menalar, dan kecepatan dalam memahami serta menyimpulkan sesuatu. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa efek anti peradangan pada kopi diyakini dapat meurunkan risiko penyakit-penyakit penuaan salah satunya adalah kepikunan.

 

  1. Kesehatan kardio (jantung)

Hasil penelitian yang dilakukan oleh Crippa et al tahun 2014 menunjukan dengan mengkonsumsi 3-4 cangkir kopi risiko kematian yang disebabkan oleh penyakit kardio dapat menurun. Efek ini disebabkan kemampuan kopi untuk menghambat proses peradangan melalui antioksidan dan senyawa anti-peradangan. Selain itu, penelitian ini juga menunjukan mengkonsumsi kopi dalam jumlah tepat dapat menurutkan risiko stroke pada wanita dan usia lanjut.

 

  1. Mencegah diabetes tipe dua

Diabetes ditandai dengan tingginya kadar gula darah didalam darah yang dapat menyebabkan komplikasi seperti stroke, gagal ginjal, dan katarak. Perlu diketahui terdapat dua jenis diabetes, Diabetes tipe 1 yaitu dimana kondisi organ pancreas gagal atau sudah tidak mampu memproduksi insulin (hormon pengatur gula darah), sementara itu Diabetes tipe 2 merupakan kondisi yang sama-sama kekurangan produksi insulin, namun lebih disebabkan karena gaya hidup yang tidak terkontrol seperti pola makan sampai menyebabkan tubuh menjadi obesitas.

LeCoultre et al pada tahun 2014 menjelaskan dalam peneltiannya bahwa senyawa utama yang berperan adalah asam chlorogenic yang dapat meningkatkan  sensitifitas insulin dalam mengatur gula darah pada tubuh penderita diabetes tipe 2.

 

  1. Mencegah penyakit liver (hati) dan kanker

Seperti penjelasan sebelumnya bahwa kandungan antioskidan dan anti-peradangan mampu melindungi kemungkinan buruk terjadinya kerusakan hati. Selain itu antioksidan juga dapat berperan dalam menekan pertumbuhan sel kanker sebagai akibat dari pertumbuhan sel yang tidak normal dalam tubuh.

 

Efek samping dari mengonsumsi kopi

Meskipun telah dijelaskan beberapa manfaat yang terdapat pada kopi, bukan berarti tidak ada efek samping yang muncul pada pengkonsumsian jangka panjang. Efek samping tersebut diantaranya adalah terganggunya kualitas tidur mengingat kopi membuat respon berdebar-debar pada tubuh yang menyebabkan seseorang sulit memulia tidur dan berdampak pada durasi tidur yang seikit. Selain itu tingginya kandungan asam pada kopi jika dikonsumsi secara berlebihan dapat memicu asam lambung dan menyebabkan penyakit maag. kesimpulannya, kita akan memperoleh banyak manfaat dari kopi jika kitapun mengkonsumsinya dalam jumlah yang tepat alias tidak berlebihan.

Kondisi tubuh yang sehat tidak dapat ditemukan dengan hanya satu ataupun dua cara, namun bayak faktor yang lebih penting dan perlu diperhatikan adalah gaya hidup yang dapat memperburuk kondisi tubuh diantaranya seperti merokok, kurang olah raga, alkoholik dan masih banyak lagi. Perlu adanya kesadaran diri yang kuat untuk dapat memperoleh dan mempertahankan gaya hidup yang lebih baik demi kesehatan dan kesejahteraan tubuh kita.