Penyiapan SDM Sejak Dini, Kesehatan Anak Penting = Gubernur Apresiasi Warga yang Aktif Imunisasi Anaknya

Penyiapan SDM Sejak Dini, Kesehatan Anak Penting = Gubernur Apresiasi Warga yang Aktif Imunisasi Anaknya
PENYIAPAN SDM : Gubernur Kaltara, Dr H Irianto Lambrie menghadiri seminar Kaltara Sehat yang dirangkai dengan pelepasan secara simbolis jamaah umrah asal Kaltara yang dibiayai oleh Pemprov Kaltara, Kamis (28/11)
Penyiapan SDM Sejak Dini, Kesehatan Anak Penting = Gubernur Apresiasi Warga yang Aktif Imunisasi Anaknya

TANJUNG SELOR – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr H Irianto Lambrie menegaskan, untuk menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dan berdaya saing, perlu dilakukan sejak dini. Bahkan semenjak bayi masih di dalam kandungan. Utamanya dalam kaitannya dengan kesehatan. Bayi dan anak yang sehat, akan membentuk generasi di masa mendatang yang handal.

Demikian disampaikan Gubernur saat membuka membuka acara seminar dan dialog interaktif imunisasi rutin lengkap dalam rangka mewujudkan Kaltara Sehat di Gedung Gabungan Dinas Pemprov Kaltara, Kamis (28/11). “Kegiatan ini sangat penting. Imunisasi bagi anak merupakan salah satu yang wajib, agar anak kita sehat, sebagai upaya mempersiapkan generasi akan datang yang sehat dan memiliki daya saing,” kata Irianto.

Melalui imunisasi, lanjutnya, merupaka usaha untuk mencegah berbagai macam penyakit. Maka dari itu, penting bagi masyarakat untuk memahami ini.  “Program imunisasi juga bagian dari upaya kita menyiapkan SDM di masa mendatang yang handal,” tandasnya.

Diungkapkan, sesuai data dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara, capaian pelaksanaan imunisasi di Kaltara berada di level cukup, meski masih belum maksimal. Dari itu, Gubernur minta kepada semua pihak terkait, utamanya jajaran Dinas Kesehatan, baik di provinsi maupun kabupaten kota untuk lebih memaksimalkan sosialisasi dalam rangka menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemberian imunisasi.

Untuk diketahui, data di Dinkes Kaltara menyebutkan, dari 13.709 anak yang seharusnya mendapatkan imunisasi pada 2018, yang telah mendapatkan imunisasi sebanyak 11.151 anak. Data terbaru, pada 2019 hingga Oktober baru 6.602 anak yang diimunisasi dari 13.917 anak yang seharusnya mendapatkan imunisasi.

“Saya harapkanya target 13.000 anak terimunisasi dapat tercapai di akhir 2019 ini. Untuk itu lah perlu kerja keras dari semua pihak. Termasuk melalui forum ini, semoga apa yang disampaikan nara sumber bisa membuka wawasan kita, sehingga mampu memotivasi para ibu di Kaltara untuk mau melakukan imunisasi terhadap bayi dan anak-anak mereka,” kata Gubernur.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengapresiasi masyarakat yang kooperatif dan memenuhi imunisasi kepada anak-anaknya secara lengkap. Hal ini membuktikan, warga itu telah memiliki kesadaran untuk menjadikan masa depan anaknya yang baik.

“Di samping menyiapkan generasi yang sehat secara fisik. Hal tak kalah penting yang perlu dipersiapkan adakan kesehatan secara jasmani. Utamanya dalam mencetak generasi yang berkarakter dan berakhlak yang baik. Dan itu juga harus kita siapkan sejak dini. Bahkan sejak masih di dalam kandungan,” kata Irianto lagi.

Tak hanya diapresiasi, kepada masyarakat atau anak yang lengkap imunisasinya oleh Pemprov diberikan sertifikat. Di sela acara pembukaan kemarin, secara simbolis Gubernur menyerahkan sertifikasi imunisasi lengkap. “Harapan saya, ini menjadi motivasi bagi masyarakat yang anaknya belum diimunisasi lengkap,” imbuhnya. (humas)